Loader

Tentang ILUNI UI

VISI

Menjadikan ILUNI UI sebagai ruang temu alumni yang lebih berarti.

Mempertemukan gagasan, kreativitas, dan kontribusi alumni UI untuk alumni, almamater, dan Indonesia.

MISI

RENCANA STRATEGIS

2019-2020
2020-2021
2021-2022

SEJARAH ILUNI UI

Seruan Presiden Universitas Indonesia, Awal Langkah Perjuangan ILUNI UI

Pada tanggal 19 Juli 1956, Prof. Dr. (HC) dr. Bahder Djohan yang merupakan Presiden Universitas Indonesia (UI) saat itu, mengeluarkan seruan untuk menghimpun lulusan Universitas Indonesia. Sebagai tindak lanjut dari seruan tersebut, lkatan Lulusan Universitas Indonesia (ILUNI UI) secara resmi didirikan pada tanggal 2 Februari 1958 melalui Rapat Umum di Aula UI Salemba pada tanggal 3 Februari 1958. Rapat yang dihadiri oleh 78 peserta tersebut menetapkan Dr. Slamet Mulyana sebagai ketua umum, Mr. Purnadi sebagai wakil ketua, Drs. Swie Swan Po sebagai sekretaris, Mr. Soepardo untuk urusan hubungan luar, Mr. Slamet Siregar untuk urusan keuangan, dan Prof. Dr. (HC) dr. Bahder Djohan sebagai ketua kehormatan. Selanjutnya, ditetapkan pula Anggaran Dasar Sementara serta pembentukan Dewan Perwakilan Anggota (DPA).

 
Tujuan Organisasi
  1. Membantu pimpinan Universitas Indonesia dalam melaksanakan misi Universitas Indonesia.
  2. Mempertahankan, memelihara, serta menjunjung tinggi nama baik Universitas Indonesia.
  3. Memelihara serta mengembangkan ilmu pengetahuan demi kepentingan pembangunan nasional.
  4. Membina dan mengembangkan semangat kekeluargaan antara anggota serta unsur sivitas akademika lainnya.
 
Perubahan Nama Ikatan Lulusan Universitas Indonesia Menjadi Ikatan Alumni Universitas Indonesia

Selama perjalanannya, organisasi ILUNI UI mengalami berbagai pasang surut dalam pergantian kepengurusan. Persoalan ini diakhiri melalui Kongres ILUNI UI pertama yang dilaksanakan pada 6-7 Desember 1974 dengan penetapan Djukardi Odang, S.H. sebagai Ketua Umum ILUNI UI yang baru. Empat tahun kemudian, Kongres ILUNI UI diadakan kembali pada 25 November 1978 yang mengesahkan kepengurusan ILUNI UI, AD/ART menyangkut struktur organisasi, dan pembentukan ILUNI UI Wilayah.

Kondisi politik negeri yang bergejolak selama kurun waktu 1977-1980 sempat memengaruhi dinamika kepengurusan ILUNI UI. Hal ini menyebabkan pertemuan berikutnya baru dapat diselenggarakan pada 18—19 Mei 1990. Pada hari itu, Musyawarah Nasional ILUNI UI menetapkan perubahan nama dari Ikatan Lulusan Universitas Indonesia (“ILUNI UI”) menjadi Ikatan Alumni Universitas Indonesia (“ILUNI UI”), serta memilih Mayjen (Purn) Dr. Hariadi Darmawan sebagai Ketua Umum ILUNI UI. Musyawarah Nasional ILUNI UI juga mengesahkan Mukadimah Anggaran Dasar ILUNI, yang salah satunya menyebutkan, “Bahwa ILUNI adalah manunggal dengan almamater mengabdi kepada rakyat, bangsa, dan negara dengan jalan melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi”.

 
E-vote, Revolusi Pemilihan Ketua Umum ILUNI UI

Sebuah era baru pemilihan Ketua Umum ILUNI UI dimulai saat terpilihnya Arief Budhy Hardono (FT UI 1984), sebagai Ketua Umum ILUNI UI periode 2016-2019 melalui sistem pemilihan daring (e-voting). Sebelumnya, Ketua Umum ILUNI UI dipilih menggunakan sistem perwakilan fakultas yang kemudian berubah menjadi sistem e-voting pada tahun 2016. Melalui sistem e-voting, seluruh alumni UI dapat menyumbangkan suara pemilihan untuk menentukan Ketua Umum ILUNI UI. Empat tahun kemudian, ILUNI UI melakukan inovasi dalam pemilihan Ketua Umum ILUNI UI 2019-2022 melalui sistem e-voting dengan menggunakan aplikasi UI Connect. Aplikasi yang diciptakan oleh alumni UI ini merupakan inovasi yang digagas pada kepengurusan ILUNI UI 2016-2019.

Pada Pemilihan Langsung Ketua Umum ILUNI UI 2019-2022, Andre Rahadian (FH UI 1991) terpilih sebagai Ketua Umum ILUNI UI 2019-2022 melalui e-voting pada aplikasi UI Connect serta pemungutan suara di Tempat Pemilihan Suara (TPS).

Selama tiga tahun ke depan, Andre Rahadian melalui kepengurusan ILUNI UI 2019-2022 menetapkan tiga fokus utama program: titik temu, sinergi temu, dan hasil temu.

 
Pemimpin Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) dari Masa ke Masa
  1. Dr. (HC) dr. Bahder Djohan, Pencetus Ikatan Alumni Universitas Indonesia dan Ketua Kehormatan 1958-1964.
  2. Dr. Raden Benedictus Slamet Muljana, Ketua Umum 1958-1964.
  3. Sutjipto, Ketua Umum 1964-1974.
  4. Djukardi Odang, Ketua Umum 1974-1990.
  5. Mayjen (Purn) Dr. Hariadi Darmawan, Ketua Umum 1990-1999.
  6. Dr. dr. Azrul Azwar, M.P.H., Ketua Umum 1999-2007.
  7. Sofyan A. Djalil, S.H., M.A., M.ALD., Ketua Umum 2007-2011.
  8. Chandra Motik Yusuf, SH., Msc, Ketua Umum 2011-2016.
  9. Arief Budhy Hardono, Ketua Umum 2016-2019.
  10. Andre Rahadian, S.H., LL.M., M.Sc., Ketua Umum 2019-2022.
Prof. Dr. Bahder Djohan
Dr. Slamet Mulyana
Sutjipto
Djukardi Odang
Mayjen (Purn) Dr. Hariadi Darmawan
Dr. dr. Azrul Azwar, M.P.H.
Dr. Sofyan A. Djalil, S.H., M.A., M.ALD.
Dr. Chandra Motik Yusuf, SH., M.Sc
Ir. Arief Budhy Hardono
Andre Rahadian, S.H., LL.M., M.Sc.
Whatsapp
1
Apakah anda butuh bantuan?
Hallo,
Apa yang dapat kami bantu?