Loader

ILUNI UI Dorong Alumni UI di Lembaga Legislatif Bersama Cegah Polarisasi

ILUNI UI Dorong Alumni UI di Lembaga Legislatif Bersama Cegah Polarisasi

Jakarta, 6 April 2022 – Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) Andre Rahadian mendorong alumni UI di lembaga legislatif untuk bersama-sama mencegah polarisasi di masyarakat. Andre menilai, hari ini masyarakat mudah terpolarisasi, apalagi di tengah situasi pandemi dan menuju 2024.

Pernyataan tersebut disampaikannya dalam kunjungan pengurus ILUNI UI ke Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani dan Anggota DPR RI Eddy Soeparno bertempat di Gedung MPR RI, Jakarta (6/4/2022). Hadir pula dalam pertemuan, Ketua ILUNI UI Herzaky Mahendra Putra dan Ketua Policy Center ILUNI UI M. Jibriel Avessina.

“Kebutuhan yang dilihat sekarang menuju 2024. Adanya pandemi dan revolusi industri 4.0 membuat masyarakat mudah terpecah,” kata Andre.

Andre menjelaskan, gerakan Kohesi Kebangsaan merupakan gerakan yang telah bergulir sejak 28 Oktober 2021. Gerakan ini bertujuan untuk meredam ancaman polarisasi yang semakin menajam, termasuk beredarnya ujaran kebencian dan berita bohong (hoaks) di tengah situasi pandemi.

“Banyak penggunakan digital sehingga terpolarisasi. Makanya kohesi ini harus dikenal orang dan forum yang pas di MPR. Karena orang paling gampang sekarang membahas persepsi,” ucap Andre.

Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani mendukung inisiasi kolaborasi kegiatan antara ILUNI UI dan MPR RI. Dia pun menyatakan kesiapannya untuk berpartisipasi dalam kolaborasi tersebut.

Dalam pertemuan terpisah, Anggota DPR RI dan Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno mengakui bahaya polarisasi bagi bangsa ini jika dibiarkan terus mengakar dan meyakini polarisasi akan kembali terjadi di 2024. Karena itu, Eddy berharap perlunya upaya sedini mungkin untuk mencegahnya.. Eddy percaya, ILUNI UI bisa menjadi salah satu motor dalam upaya mencegah polarisasi, dengan mempromosikan gagasan kohesi kebangsaan secara aktif.

Sementara itu, Ketua ILUNI UI Herzaky Mahendra Putra menekankan pentingnya kolaborasi bagi seluruh elemen bangsa untuk menjaga dan merawat kohesi kebangsaan, termasuk alumni UI di parlemen. Ruang publik semakin banyak dipenuhi narasi-narasi yang memecah belah. Dan, tugas kita semua untuk memastikan narasi-narasi memecah belah ini tidak mendominasi percakapan publik. Salah satu caranya adalah memenuhi ruang publik dengan diskursus-diskursus positif. Gerakan Kohesi Kebangsaan ini merupakan wujud nyata dari upaya mengedukasi publik untuk mengedepankan kebersamaan di tengah perbedaan, bukannya terpengaruh upaya-upaya polarisasi.

Menambahkan Herzaky, Ketua Policy Center ILUNI UI M. Jibriel Avessina mengatakan, ILUNI UI melalui Policy Center telah berkomitmen untuk mengisi ruang demokrasi dengan kegiatan positif. “Kami telah secara aktif membuka ruang diskusi dari berbagai kalangan untuk sama-sama mencari solusi atas permasalahan bangsa yang ada. Untuk itu, kami meminta kesediaan Bang Eddy bersama-sama memperjuangkan gagasan kohesi kebangsaan ini,” ajak Jibriel. (*)

No Comments

Post A Comment

Whatsapp
1
Apakah anda butuh bantuan?
Hallo,
Apa yang dapat kami bantu?