Categories
Berita Kegiatan

PEMILIHAN LANGSUNG KETUA UMUM ILUNI UI PERIODE 2022-2025

Halo Rekan-rekan Alumni! Sebentar lagi Pemilihan Langsung Ketua Umum ILUNI UI periode 2022 – 2025 dan Musyawarah Nasional (Munas) IX ILUNI UI akan segera digelar.

Yuk catat tanggal-tanggal penting dari rangkaian kegiatannya!

16 – 22 Juni Sosialisasi Pemilihan Langsung

23 Juni – 13 Juli Pendaftaran Bakal Calon Ketua Umum ILUNI UI

17 Juli – 17 Agustus Masa Kampanye Calon Ketua Umum ILUNI UI

27 – 28 Agustus Musyawarah Nasional (Munas) IX ILUNI UI dan Pemilihan Langsung Ketua Umum ILUNI UI 2022 – 2025

—-

Unduh UI Connect melalui Playstore atau Appstore, atau kunjungi bit.ly/uiconnect.

Menemui kendala dengan UI Connect?

Hubungi user support UI Connect melalui:

Email: halo@uiconnect.id

Whatsapp: +62 889-7648-9955 atau bit.ly/UIConnectCare

PERSYARATAN CALON KETUA UMUM ILUNI UI 2022 – 2025

SK Panitia Pengarah No. 008/02/SK/ILUNI-UI-MUNAS/SC/VI/22 Tentang Syarat Bakal Calon Ketua Umum ILUNI UI 2022 -2025

1. Anggota Biasa ILUNI UI yang tidak hilang hak pilihnya sebagaimana yang tercantum di AD ILUNI UI;

2. Warga Negara Indonesia yang berdomisili di Indonesia;

3. Tidak pernah dihukum pidana dengan ancaman lebih 5 (lima) tahun;

4. Tidak pernah dihukum pidana seperti narkoba, pembunuhan, korupsi, pencucian uang, perkosaan, dan terorisme;

5.  Tidak pernah dilaporkan kepada pihak yang berwenang sebagai pelaku KDRT/kekerasan seksual dan/ atau kekerasan terhadap anak;

6. Tidak menjadi anggota dan/atau pengurus partai politik;

7. Berpengalaman di organisasi tingkat nasional;

8. Didukung oleh minimal 300 (tiga ratus) orang alumni dari minimal 10 (sepuluh) Fakultas/Sekolah Pascasarjana/Program Pendidikan Vokasi. Dukungan berupa nama dan tanda tangan basah, disertai lampiran fotokopi KTP, dan terdaftar di UI Connect berdasarkan formulir yang ditentukan panitia.

Catatan: Apabila ada nama yang sama dengan daftar pendukung calon lain, maka nama pendukung akan dicoret dari seluruh calon

9. Melunasi uang pendaftaran dan uang jaminan sesuai prosedur yang ditetapkan panitia;

10. Bersedia mengikuti seluruh proses pemilihan dan mematuhi tata tertib yang berlaku;

 11. Menandatangani Surat Pernyataan yang disiapkan Panitia berisi:

  • Tidak pernah dihukum pidana dengan ancaman lebih dari 5 (lima) tahun
  • Tidak pernah dihukum pidana seperti narkoba, pembunuhan, korupsi, pencucian uang, perkosaan, dan terorisme
  • Tidak pernah dilaporkan sebagai pelaku KDRT, kekerasan seksual dan/atau kekerasan terhadap anak
  • Tidak menjadi anggota dan/atau pengurus partai politik
  • Bersedia mengikuti seluruh proses pemilihan dan mematuhi tata tertib yang berlaku (akan disiapkan Panitia)

12.  Menandatangani Pakta Integritas yang disiapkan oleh Panitia Pengarah.

SYARAT & TATA CARA PEMBAYARAN BIAYA PENDAFTARAN DAN UANG JAMINAN CALON KETUA UMUM ILUNI UI PERIODE 2022 – 2025

SK  PANITIA PENGARAH PEMILIHAN LANGSUNG DAN MUSYAWARAH NASIONAL IX ILUNI UI 2022

Nomor: 009/02/SK/ILUNI-UI-MUNAS/SC/VI/22

1. Biaya pendaftaran sebesar Rp 50.000.000,00 (Lima Puluh Juta Rupiah) dan uang jaminan sebesar Rp 100.000.000,00 (Seratus Juta Rupiah);2.

2025806665 Bank BNI atas nama ILUNI UI

2. Biaya Pendaftaran dan Uang Jaminan hanya dapat dibayarkan melalui transfer bank ke rekening ILUNI UI:

3.Biaya Pendaftaran dan Uang Jaminan dibayarkan selambat-lambatnya tanggal 13 Juli 2022 jam 15.00 WIB melalui transfer bank;

4. Dokumen elektronik bukti transfer biaya pendaftaran dan uang jaminan dikirimkan ke email panitia pelaksana: panitia.pemilihanlangsung@alumi.ui.ac.id.

5. Bukti fisik transfer biaya pendaftaran dan uang jaminan diserahkan kepada Panitia Pelaksana Pemilihan Langsung Ketua Umum ILUNI UI 2022-2025 di Sekretariat ILUNI UI.

6. Uang jaminan yang telah disetorkan akan dikembalikan paling lambat 30 hari setelah terpilihnya Ketua Umum ILUNI UI 2022 – 2025, kecuali jika yang bersangkutan mengundurkan diri atau didiskualifikasi karena melanggar peraturan/tata tertib pemilihan yang sudah ditetapkan panitia.

  

TAHAP DAN ALUR PENDAFTARAN CALON KETUM ILUNI UI PERIODE 2022 – 2025

1. Memenuhi persyaratan sebagai calon ketua umum ILUNI UI 2022 – 2025 sesuai:

SK Panitia Pengarah No. 008/02/SK/ILUNI-UI-MUNAS/SC/VI/22 Tentang Syarat Bakal Calon Ketua Umum ILUNI UI 2022 -2025 dan SK Panitia Pengarah No. 009/02/SK/ILUNI-UI-MUNAS/SC/VI/22 Tentang Syarat dan Tata Cara Pembayaran Biaya Pendaftaran dan Uang Jaminan Bakal Calon Ketua Umum ILUNI UI 2022-2025

2. Unduh dan isi formulir pendaftaran di tautan: https://bit.ly/DAFTAR_BALON

Formulir berisi:

  • PPPL 1 – Daftar Riwayat Hidup
  • PPPL 2 – Surat Pernyataan
  • PPPL 3 – Surat Kesediaan Menyerahkan Uang Jaminan dan Uang Komitmen
  • PPPL 4 – Form Campaign Manager dan Tim Sukses 
  • PPPL 5 – Formulir Pernyataan Dukungan 
  • PPPL 5 – Formulir Rekapitulasi Pernyataan Dukungan 
  • Pakta Integritas Bakal Calon Ketum 

3. Melakukan pembayaran uang pendaftaran sebesar 50 juta rupiah dan uang jaminan sebesar 100 juta rupiah dan ditransfer ke nomor rekening:

4. Pengembalian berkas dan bukti transfer berupa salinan cetak dilakukan secara langsung (luring) di Sekretariat ILUNI UI, lantai 2 Gedung Rektorat Kampus UI Salemba, Jakarta.

Pengembalian berkas dan bukti transfer dilakukan dengan mengadakan janji terlebih dahulu dengan menghubungi narahubung:

+62 811-9595-953 (Zaki/Tarawina)

Jadwal pengembalian berkas dan bukti transfer:

Senin-Jumat

23 Juni – 12 Juli 2022 pukul 10.00 – 14.00 WIB

13 Juli 2022 pukul 10.00 – 15.00 WIB

5. Tenggat waktu pengembalian salinan cetak formulir dan bukti transfer: 13 Juli 2022, pukul 15.00 WIB 

6. Pengumuman calon dilaksanakan secara hibrida (hybrid), pada tanggal 16 Juli 2022, pukul 14.00 WIB 

Categories
Berita Kegiatan

Delapan Tokoh Nasional Sepakati Pakta Kohesi Kebangsaan

Jakarta, 11 Juni 2022 – Delapan tokoh nasional menandatangani pakta Kohesi Kebangsaan Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) pada acara Sosialisasi Empat Konsensus Kebangsaan “Reinvensi Keindonesiaan Kita, Kepemimpinan, Keindonesiaan, dan Patriotisme dalam Indonesia Pascapandemi” Bekerja Sama dengan ILUNI UI, di Gedung Nusantara 4, Gedung DPR/MPR Jakarta, Sabtu (11/6). Kegiatan ini dilakukan sebagai komitmen bersama dalam mengedepankan Kohesi Kebangsaan untuk mengatasi polarisasi yang terjadi di tengah masyarakat.

Penandatanganan dilakukan oleh Ketua Umum ILUNI UI Andre Rahadian atas kesepakatan bersama para alumni UI pimpinan partai politik dan wakil dari pemerintahan, yakni Wakil Ketua MPR RI Rerie L. Moedidjat, Wakil Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani. Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi, Anggota DPR RI dan Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno, Kepala Staf Presiden Partai Keadilan Sejahtera Pipin Sopian, Anggota DPR RI dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon, dan Anggota DPR RI dan  Wakil Ketua Umum Partai Golkar Nurul Arifin.

Dalam deklarasi tersebut, Ketua Umum ILUNI UI Andre Rahadian menyatakan komitmen berisi teks dukungan para alumni UI dalam gerakan Kohesi Kebangsaan.

“Kami putera dan puteri almamater bersepakat bahwa kohesi kebangsaan diperlukan dalam masyarakat yang terpolarisasi. Sebagai bangsa yang majemuk, teridiri atas keragaman tempat, etnis, bahasa, budaya, agama, dan ideologi, maka perbedaan menjadi sesuatu yang harus diterima,” ucap Andre.

Lebih lanjut, Andre menjelaskan, Kohesi Kebangsaan adalah sebuah gerakan yang membawa pesan bahwa dalam perbedaan tidak harus saling serang. Berbeda juga bukan berarti tidak bisa bekerja sama dalam mewujudkan cita-cita pembangunan dan melakukan kerja-kerja nyata.

“Silaturahmi kali ini yang dilakukan setelah merayakan Idulfitri mewujudkan cita-cita kita dalam mengingatkan kembali gerakan Kohesi yang kita majukan,” imbuh dia.

Menurut Andre, saat ini bangsa Indonesia masih menghadapi permasalahan dan tantangan. Kontestasi pemilu yang sudah berlalu tiga tahun lalu masih menyisakan polarisasi di masyarakat. Hal ini diperkuat dan ditambah dengan pandemi selama dua tahun dan geopolitik di sekitar. Oleh karena itu, Andre berharap masyarakat dan alumni menghindari tindakan sepeti labeling, framing, dan doxing yang akan mencerai-beraikan bangsa.

“Upaya menjalin sinergi ini kami lakukan dengan mengadakan berbagai audiensi. Dalam kesempatan ini, ILUNI UI menyampaikan dukungan penuh untuk program Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan MPR RI dan berharap akan ada sinergi yang lebih lanjut antara MPR RI dan gerakan Kohesi Kebangsaan ILUNI UI, ke depan gerakan Kohesi Kebangsaan dikokohkan dalam Lembaga Forum Diskusi Salemba ILUNI UI langsung di bawah ILUNI UI, untuk mengawal isu kebangsaan, menjaga keindonesiaan untuk ke depan ” jelasnya.

Sementara itu dalam sambutannya Wakil Ketua MPR RI Rerie L. Moerdijat berharap para alumnus perguruan tinggi ikut aktif merajut kembali persatuan dan kesatuan bangsa untuk mengikis polarisasi di tengah masyarakat, demi memperkokoh keindonesiaan.

“Upaya kita melakukan rekonsiliasi pasca kontestasi politik 2019 lalu, terkendala oleh pandemi Covid-19. Sekarang ketika kondisi sudah membaik, kita berharap upaya merajut kembali nilai-nilai kebangsaan kita dilanjutkan untuk menjawab tantangan di depan,” ujarnya.

Selain itu, dia juga mendorong agar ILUNI UI dan UI mengambil peran dalam edukasi proses kebangsaan, termasuk ketika berpolitik. ILUNI UI juga diharapkan berperan dalam menjahit kembali perpecahan yang terjadi akibat polarisasi. Apalagi, saat ini situasi dan kondisi politis dalam dan luar negeri tidak mudah.

“Saya ingin mengajak kawan-kawan dari ILUNI UI untuk mengambil peran secara nyata, tampil di berbagai kesempatan, bukan hanya di panggung politik tapi juga semua lini untuk dapat mengambil peran secara nyata,” ungkapnya.

Dalam penyampaiannya, Wamendes Budi Arie Setiadi menegaskan, politik identitas harus diakhiri pada tahun 2024 karena akan memecah-belah bangsa. Apalagi Indonesia akan menghadapi tantangan jebakan negara-negara kelas menengah. Untuk itu, politik identitas, SARA, dan  politik-politik lain harus disapu bersih dari panggung demokrasi.

“UI dan Bung Andre punya peran penting utk menghilangkan sekat-sekat karena demokrasi kt sudah hampir 24 tahun sejak reformasi. Jd kita harus buat lebih maju lagi dengan isu-isu dan tawaran-tawaran cerdas, lebih programatik, lebih berbobor, sehingga diskusinya lebih mencerahkan dan mencerdaskan,” ujar dia.

Budi Arie mendorong agar UI mampu memberikan sumbangsih dari pemikiran dan kemajuan, serta persatuan nasional. Dia optimis, ILUNI UI juga mampu menjadi sebuah kekuatan. Dia pun mengajak alumni UI untuk bersama-sama merumuskan langkah-langkah, terutama menjawab tantangan-tantangan menuju Indonesia 2045.

“Dengan kebersamaan dan persatuan kita, UI akan terus berjaya dan mewarnai perjalanan Indonesia di masa-masa depan,” pungkasnya (*)